Home » , , , , » Perhitungan Cepat Incumbent Menang

Perhitungan Cepat Incumbent Menang

Written By Unknown on Kamis, 29 Agustus 2013 | 21.01

BERITA MADIUN,  Hitung cepat menempatkan pasangan petahana atau incumbent Bambang Irianto–Sugeng Rismiyanto (BaRis) di posisi teratas. Dari data yang di-update pukul 20.40 WIB tadi malam, dari BaRis Center menampilkan posisi incumbent meraup 53,06 persen suara sah di 286 TPS (tempat pemungutan suara). Total di kota ada 305 TPS. Sedangkan versi KPUD Kota Madiun, incumbent berada pada posisi 50 persen dari data 145 TPS yang di-input datanya.
Sementara, berdasar BaRis Center, di posisi kedua pasangan Parji–Inda Raya (PARI), yang didukung PDI Perjuangan, Partai Gerindra, PKNU dan parpol nonparlemen. PARI sesuai quick count BaRis Center 30,07 persen. Sedangkan versi penghitungan sementara KPUD yang ditampilkan di laman www.datapemilihkotamadiun.com, perolehan suara PARI sebanyak 32 persen. ‘’BaRis Center berdasarkan laporan saksi-saksi di semua TPS, kesalahannya antara 1-2 persen. Artinya perolehan suara nyaris valid,’’ kata Bondan Panji Saputro, ketua tim sukses pasangan BaRis, tadi malam.
Dijelaskan, semua saksi pasca penghitungan suara di masing-masing TPS langsung melaporkan hasil sesuai formulir C1 yang ditandatangani. Hingga pukul 20.40, sudah masuk sebanyak 286 TPS. Adapun rinciannya sesuai nomor urut Achmad Zainudin Iskan–Kus Hendrawan (Awan 19) 4.522 suara atau 7,15 persen, pasangan Mochid Soetono–Karni (Murni) 3.220 suara atau 5,09 persen, pasangan Parji–Inda Raya (PARI) 19.028 suara (30.07 persen), pasangan Arief Purwanto–Hari Sutji Kusumedi (ARH) 1.285 suara atau 2,03 persen, pasangan Sutopo–Tri Nuryani (Top Care) 1.647 suara atau 2,60 persen, dan pasangan Bambang Irianto–Sugeng Rismiyanto (BaRis) memperoleh 33.580 suara (53,06 persen). ‘’Pasangan BaRis sudah unggul versi hitung cepat, terima kasih kepada warga yang sudah memilih,’’ ujarnya.
Di tempat terpisah, anggota KPUD Kota Madiun, Kokok Heru Purwoko mengatakan, pihaknya memang menyediakan penghitungan sementara yang ditampilkan online. Adapun penghitungan resmi dan manual akan dilakukan pada 3 dan 4 September mendatang. ‘’Ini belum resmi, tapi tampilannya sudah sesuai hasil TPS dengan persentasenya,’’ jelasnya.
Dari penghitungan sementara hingga pukul 20.40 versi KPUD, posisi pasangan BaRis teratas dengan perolehan 50 persen suara atau sebanyak 22.541 suara. Disusul pasangan PARI 14.673 suara atau 32 persen. Berikutnya, pasangan Awan 19 sebanyak 3.366 suara atau 7 persen, pasangan Murni 2.666 suara atau 6 persen. Selanjutnya, pasangan Top Care 1.218 suara atau 3 persen dan ARH 873 suara atau 2 persen.
Sedangkan berdasar hitung cepat PARI Center yang di-update pukul 18.30 WIB, perolehan suara PARI berada di nomor dua dengan 34,21 persen suara. Peringkat pertama sementara ditempati pasangan BaRis dengan perolehan suara 47,50 persen. Sedangkan pasangan Awan 19 sebanyak 9,04 persen, Murni 4,42 persen, ARH 2,09 persen dan Top-Care 2,75 persen. Ditemui usai nyoblos di TPS 14 Kelurahan Mojorejo, Parji menyatakan kesiapannya dengan hasil pilkada. ‘’Saya siap kalah. Tetapi jika kemenangan pasangan kandidat itu karena kecurangan, kami siap menempuh jalur hukum,’’ ujarnya.
Dia mengaku dapat legawa dan siap menerima kekalahan jika proses pemilihan wali kota–wakil wali kota dilaksanakan secara sehat. Jika tidak terpilih, Parji berencana kembali melanjutkan kiprahnya di dunia pendidikan sebagai Rektor IKIP PGRI Madiun, sekaligus aktif diberbagai organisasi yang selama ini sudah dia geluti. ‘’Jika dilakukan dengan transparan, tentu kami siap menang maupun kalah,’’ tambahnya.
Sementara itu, di rumah Bambang Irianto di Jalan Jawa, Kota Madiun, sejumlah pendukung meluapkan kegembiraan dengan cukur gundul. Cawali Bambang Irianto kepada sejumlah wartawan mengaku bersyukur versi hitung cepat BaRis Center posisinya teratas. Dia menjelaskan, BaRis dalam pilkada sudah memiliki sistem dan terstruktur. Pihaknya juga menganggap pilkada bukan pertarungan bela diri sehingga ada yang berdarah-darah. ‘’Pilkada itu seperti lomba maraton, kalau perlombaan selesai ya sudah tidak ada lawan lagi,’’ ujarnya.
Dia menambahkan, kerukunan di Kota Madiun yang sudah baik dipertahankan. Sejak awal sebagai pasangan incumbent memang menargetkan menang satu putaran. Hanya, target awal sebenarnya 60 persen lebih. ‘’Ya sudah nggak apa-apa yang jelas sudah menang,’’ jelasnya.
Bambang menambahkan, bakal menjalan program yang sudah berjalan pada Ba-Ris Jilid I. Yang penting, dia akan mengutamakan masalah kesehatan dan pendidikan. Di antaranya, tahun depan membeli 9 ambulans yang akan standby di kecamatan. Itu diperuntukkan bagi warga yang sakit, sehingga tidak sulit mencari kendaraan jika berobat ke rumah sakit. ‘’Ba-Ris I baik, Ba-Ris II harus lebih baik lagi itu prinsip. Saya wali kota-nya orang Madiun, bukan wali kotanya partai, tujuannya mensejahterakan warga,’’ ujarnya
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Forum Koperasi Syariah - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger